Berita Terkini

438

Pilkada Serentak Digelar Pada 23 September 2020, Berikut Tahapan, Program Dan Jadwalnya

Pilkada serentak 2020  dipastikan akan digelar pada 23 September 2020. Tahapan, program dan jadwal akan dimulai pada September 2019 dan berakhir pada Oktober (-November) 2020. Berikut tahapan, program dan jadwal lengkapnya sebagaimana terlampir dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 15 Tahun 2019 tentang Tahapan, Program Dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati, Dan/Atau Wali Kota Dan Wakil Wali Kota Tahun 2020. PKPU 15 THN 2019 by kpu mabar on Scribd


Selengkapnya
401

KPU Provinsi NTT Gelar Rakor Terkait Daftar Pemilih

Rapat koordinasi pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan dan evaluasi pemutakhiran daftar pemilih pemilihan umum tahun 2019 tingkat KPU Provinsi NTT resmi dibuka oleh Plh. Ketua KPU Provinsi, Yefri Amazia Gala, pada senin (19/8/2019) di Hotel Neo Aston Kupang. Dalam sambutan pembukaannya, Yefri pertama-tama menyampaikan ucapan terima kasih kepada KPU daerah melalui para peserta Rakor yang hadir karena telah bekerjasama dengan baik di setiap tahapan penyelenggaraan pemilu. Perihal itu,menurut Yefri, dibuktikan dengan ditolaknya seluruh permohonan PHPU yang diajukan para pemohon oleh Mahkamah Konstitusi (MK). “Hal ini perlu diparesiasi (karena) atas kerja keras kita semua mulai dari panitia adhoc tingkat bawah sampai tingkat KPU Privinsi NTT”  aku Yefri. Kegiatan evaluasi ini sangat penting demi penyempurnaan penyusunan daftar pemilih berkelanjutan yang berkualitas secara khusus bagi 9 (sembilan) kabupaten/kota di Provinsi NTT yang akan menyelenggarakan Pilkada tahun 2020, lanjut Yefri. Dalam kesempatan yang sama, Fransiskus Vincent Diaz, Ketua Divisi Program dan Data KPU Provinsi NTT juga menyampaikan bahwa pentingnya kegiatan evaluasi ini bukan untuk formalitas semata tetapi menunjukan bahwa KPU sangat serius dan responsif dalam pengelolaan daftar pemilih yang akurat. “(oleh karena itu) Evaluasi ini akan menitikberatkan pada 3 hal yaitu pertama, penggunaan Aplikasi Sidalih dan permasalahannya. Kedua, Regulasi Pemutakhiran data pemilih dan ketiga pengelolaan data pemilih” tutur Fransiskus. Selanjutnya Fransiskus menerangkan, proses kegiatan akan dibagi dalam kelompok-kelompok diskusi untuk membahas ketiga point di atas yang diharapkan bisa mendapatkan rekomendasi akhir untuk pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan. “Rekomendasi tersebut akan menjadi masukan bagi KPU RI dalam menyusun regulasi terkait Penyusunan data pemilih berkelanjutan” jelasnya. Rapat koordinasi pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan dan evaluasi pemuktahiran daftar pemilih pemilihan umum tahun 2019 dilaksanakan mulai tanggal 19 sampai dengan tanggal 21 Agustus 2019. Dalam kegiatan ini selain para komisioner KPU Provinsi NTT, hadir juga Ulbaldus Gogi, sekertaris KPU Provinsi NTT serta jajaran sekertariat KPU Provinsi NTT. Peserta kegiatan adalah Komisioner KPU Kabupaten/Kota seluruh NTT yang membidangi divisi Perencanaan, Data dan Informasi dan Operator Sidalih. [caption id="attachment_499" align="aligncenter" width="4885"] Foto: Dok. Humas KPU Prov. NTT[/caption] Penulis : Heribertus Panis Editor : Krispianus Bheda


Selengkapnya
452

Meriahkan HUT ke-74 RI, KPU Mabar Gelar Lomba Makan Kerupuk

Lomba makan kerupuk dipilih sebagai kegiatan rekreatif Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Manggarai Barat dalam rangka meriahkan HUT ke-74 RI pada Sabtu (17/8/2019). Kegiatan lomba yang dilaksanakan di halaman kantor ini tidak hanya melibatkan staff sekretariat, tetapi juga para komisoner dan pelajar SMAK St. Ignatius Loyola Labuan Bajo. Lomba makan kerupuk sengaja diagendakan KPU Manggarai Barat bukan hanya sebagai hiburan tetapi lebih dari itu sebagai bentuk kongkret dari penguatan kelembagaan. Seperti diketahui, dalam amanat upacara pengibaran bendera yang digelar pada pagi harinya, Ketua KPU Manggarai Barat, Robert V. Din dalam sambutannya menegaskan bahwa salah satu nilai untuk membangun kelembagaan adalah pentingnya solidaritas dan kekompakan. “Kepada segenap personil di KPU Manggarai Barat, baik para komisioner dan sekretariat untuk lebih semangat dalam bekerja, selalu kompak, dan terus merawat sikap solidaritas dan keterbukaan. Karena nilai-nilai ini penting untuk menjadikan KPU ini terus kuat, berkualitas, professional dan berintegritas” tegasnya. Walau tanpa ada pemenang dalam Lomba makan kerupuk ini, kegiatan perlombaan tetap berlangsung seru. [gallery td_select_gallery_slide="slide" columns="1" size="full" ids="485,486,487,488,489,490"] Penulis : humas kpu mabar Editor : Krispianus Bheda


Selengkapnya
420

Memperingati Hari Ulang Tahun Ke-74 RI, Pelajar SMAK Loyola Audiensi Ke Rumah Pintar KPU Manggarai Barat

Sejumlah 50 pelajar lintas kelas dari Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) St. Ignatius Loyola Labuan Bajo Manggarai Barat melakukan kunjungan ke Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Manggarai Barat pada Sabtu, (17/8/2019). Kegiatan kunjungan ini dilaksanakan atas undangan Rumah Pintar KPU Manggarai Barat untuk bersama KPU Mabar memperingati  Hari Ulang Tahun Ke-74 RI. Serangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam kunjungan tersebut adalah berpartisipasi dalam pelaksanaan upacara bendera, dialog bersama KPU, mengunjungi Rumah Pintar dan terlibat dalam kegiatan rekreatif memeriahkan hari kemerdekaan. Dalam agenda pertama, kegiatan pelaksanaan upacara pengibaran bendera, para pelajar mengambil bagian aktif sebagai pelaksana acara diantaranya sebagai pembawa acara, pengibar bendera, pemimpin doa, paduan suara, pemain musik (pengiring), pembaca teks Pembukaan UUD 1945 dan pemimpin pasukan peserta upacara. Seusai apel bendera, kegiatan dilanjutkan dengan agenda kedua yakni tatap muka bersama para komisioner dan kunjungan ke Rumah Pintar Pemilu. Tema yang diusung dalam diskusi tatap muka ini adalah tema HUT ke-74 Republik Indonesia yakni “SDM Unggul, Indonesia Maju” Dalam tatap muka yang langsung dipandu oleh Ketua KPU Mabar, Robert V. Din dan keempat komisioner ini, sejumlah pertanyaan diajukan oleh para pelajar. [caption id="attachment_481" align="aligncenter" width="5960"] Fotografer: Sony-KPU[/caption] Beberapa pertanyaan yang diajukan di antaranya adalah mengapa anggota KPU hanya berjumlah 5 orang sementara agenda kepemiluan begitu padat dan mencakup wilayah yang luas. Ada juga pelajar yang mempertanyakan perihal validasi quick count (QC) pemilu, juga persoalan-persoalan yang dihadapi KPU Manggarai Barat selama ini, sebagai misal terkait kecurangan-kecurangan dalam pemilu. Pertanyaan lain yang juga muncul adalah terkait legalitas pemilih dalam pemilu, mengapa hanya orang yang sudah berusia 17 tahun dan/atau sudah kawin yang boleh memilih, sementara para pelajar walaupun belum genap 17 tahun dan belum kawin sudah paham tentang apa itu pemilu dan demokrasi. Atas pertanyaan-pertanyaan ini, anggota KPU Manggarai Barat menjawab satu persatu secara bergantian. Selain menjawab pertanyaan-pertanyaan para pelajar, komisoner KPU juga memberikan pesan-pesan motivasi agar para pelajar berani mengambil bagian dalam pembangunan, salah satunya dengan menjadi pemilih yang cerdas dalam pemilihan umum jika waktunya tiba. Para pelajar tampak antusias dalam kegiatan tatap muka tersebut, karena selain dilaksanakan secara partisipatif, juga diberikan doorprize bagi para pelajar yang bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan KPU. Menutup kegiatan audiensi tersebut, para pelajar melanjutkan dengan kegiatan mengunjungi rumah pintar pemilu, rekreasi bersama komisoner dan staff sekretariat KPU serta foto bersama. [caption id="attachment_480" align="aligncenter" width="5614"] Forografer : Sony-KPU[/caption] Penulis        : Humas KPU Mabar Editor          : Krispianus Bheda


Selengkapnya
402

KPU Manggarai Barat Serahkan Dokumen Usulan Pelantikan DPRD Kabupaten Ke Pemda

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Manggarai Barat menyerahkan dokumen pengusulan pelantikan 30 anggota terpilih DPRD Kabupaten Manggarai Barat periode 2019-2024 ke Pemda Manggarai Barat pada Rabu (7/8/2019). Dokumen ini diserahkan langsung oleh Ketua KPU Manggarai Barat, Robert V. Din didampingi keempat Anggota KPU dan Sekretaris KPU dan diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Rofinus Mbon di ruang kerjanya. Ketua KPU Manggarai Barat, Robert V. Din mengatakan penyerahan dokumen pengusulan pelantikan merupakan tahapan akhir dari rangkaian pemilu 2019. "Ini adalah tahapan paling akhir dari rangkaian pemilu 2019. Atas nama KPU Kabupaten Manggarai Barat, dengan ini saya sampaikan bahwa  tugas kami dalam proses penyelenggaraan pemilu 2019 telah selesai” ujar Robert. Penulis/Editor : Krispianus Bheda


Selengkapnya
398

KPU Mabar Gelar Evaluasi Fasilitasi Kampanye Pemilu 2019

Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak Tahun 2019 telah selesai dan berjalan lancar. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Manggarai Barat bahkan telah menetapkan perolehan kursi dan 30 calon legislatif (caleg) terpilih di Kabupaten Manggarai Barat. Meski begitu, evaluasi setiap tahapan Pemilu tetap perlu dilakukan untuk perbaikan kualitas Pemilu ke depannya. Sesuai instruksi dari KPU RI melalui Surat Edaran Nomor 1000/PI.01.6-SD/06/KPU/VII/2019,   KPU Manggarai Barat mengadakan kegiatan Evaluasi Fasilitasi Kampanye Pemilihan Umum Tahun 2019 di Aula Kantor KPU Manggarai Barat, Selasa (7/8/2019). Kegiatan dibuka langsung oleh Ketua KPU Manggarai Barat, Robertus V. Din. Sedangkan proses diskusi evaluasi dipandu oleh Anggota KPU Manggarai Barat Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Krispianus Bheda. “Dengan adanya pertemuan hari ini diharapkan kami menerima banyak masukan baik dari peserta pemilu yang hadir ataupun stakeholder,” ujar Ketua KPU Manggarai Barat Robertus V. Din saat memberikan sambutan. Krispianus Bheda dalam pengantar diskusi memaparkan, rapat diperuntukan mengevaluasi teknis Alat Peraga Kampanye (APK) yang disediakan oleh KPU dan mengevaluasi sejauh  mana efektifitas ataupun pegaruh APK terhadap partisipasi politik masyarakat. “APK merupakan instrument penting untuk menyampaikan visi misi yang akan dipertanggungjawabkan dalam 5 tahun ke depan, makanya APK difasilitasi oleh KPU menggunakan anggaran Negara, karena APK tidak sebatas untuk menarik pemilih datang ke TPS tapi juga sebagai sarana pendidikan politik ke masyarakat,” jelas Kris. Selama kegiatan berlangsung, diskusi berjalan dengan sangat atraktif. Tamu undangan yang hadir menyampaikan kritik dan beberapa masukan terkait kampanye yang difasilitasi oleh KPU, baik dari pihak Bawaslu, pihak kepolisian, Pemerintah Daerah maupun peserta pemilu sendiri. Penulis : Sifa Nurfadilla Editor: Krispianus Bheda


Selengkapnya