Berita Terkini

134

Hari Ini, Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat Tahun 2020 Resmi Dimulai

Launching Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat tahun 2020 ditandai dengan pemukulan Gong sebanyak 4 kali. Empat kali menandakan 4 kali pemilihan kepala daerah, Bupati dan Wakil Bupati sejak Manggarai Barat dibentuk menjadi wilayah otonom sejak diberlakukannya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2003 Tentang Pembentukan Kabupaten Manggarai Barat Di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dalam Launching kali ini,  ada begitu banyak harapan yang muncul baik dari penyelenggara pemilu lingkup KPU secara berjenjang maupun masyarakat umum melalui Pemerintah Daerah Manggarai Barat agar proses pemilihan ini menjadi kerja bersama sehingga dapat berjalan aman, damai dan bermartabat. Rayakan Pemilihan 2020 Dengan Suka Cita [caption id="attachment_1180" align="aligncenter" width="2560"] Viryan, Komisioner KPU RI. Foto Dok. Humas KPU Mabar[/caption] Pemilihan Kepala Daerah tidak bisa menghasilkan secara langsung bangunan sekolah, jalan atau infrastruktur lainnya tapi melalui pemilihan ini akan menentukan pembangunan insfrastruktur daerah lima tahun ke depan. Dengan pemilihan langsung, berharap masyarakat benar-benar terlibat aktif dalam setiap proses tahapannya. Demikian disampaikan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Viryan Aziz saat memberikan kata sambutan dalam kegiatan Launching Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat tahun 2020 di Aula SMAK St. Ignatius Loyola Labuan Bajo, Jumat (13/12/2019). “Saya salah seorang yang mempelajari kiprah St. Ignasius Loyola. Semoga dengan lokasi launching yang bertempat di sini, kita bisa mengikuti jejak keteladanannya. Dalam melaksanakan tahapan Pemilihan, selayaknya kita menjalankan ibadah, kita harus menjauhi hal-hal negatif,” ucap Viryan. Viryan melanjutkan, dengan Launching ini, menandakan tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat Tahun 2020 telah dimulai. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat agar waspada pada berita bohong atau hoax dan menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan. Hal serupa disampaikan oleh Ketua KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur, Thomas Dohu dan juga Ketua KPU Manggarai Barat, Robertus V. Din. Dalam sambutannya, Thomas mengatakan bahwa Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati ini harus disambut dengan riang gembira dan jangan sampai terpecah belah karena beda pilihan. “Saya mengajak semua masyarakat, mari kita sama-sama sukseskan Pemilihan Bupati ini yang merupakan hajatan kita bersama. Untuk teman-teman KPU, bekerjalah dengan sungguh-sungguh, jujur, adil dan cermat sebagaimana tertuang dalam visi KPU yaitu mandiri, professional dan berintegritas,” Ucap Thomas. Demikian juga penegasan sebagaimana disampaikan  Robertus dalam kata sambutannya. Menurutnya, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat tahun 2020, tidak hanya dimaksudkan untuk memperkuat silaturahmi dan pererat persaudaraan demi mewujudkan Manggarai Barat yang sejahtera, tetapi juga moment pemilihan harus dijadikan sebagai perayaan suka cita. “Dalam pemilihan bupati dan wakil bupati manggarai barat ke empat ini, KPU Kabupaten Manggarai Barat mengusung tema Dalam Persaudaran, pemilihan yang Berdaulat, Manggarai Barat Sejaterah, mari kita rayakan pemilihan ini dengan suka cita. Dalam ikatan tagline tersebut, KPU Manggarai Barat   mengharapkan  agar proses Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati kabupaten manggarai Barat  dapat dijadikan sebagai  proses pembelajaran demokrasi untuk menentukan Pemimpin yang diterima semua kalangan untuk lima tahun yang akan datang. Untuk tujuan itu, secara bersama-sama kita  harus laksanakan tahapan pemilihan dengan dan dalam suasana kegembiraan, kebersamaan dan penuh dengan semangat suka cita” jelasnya. Laksanakan Pemilihan Secara Luber Jurdil [caption id="attachment_1181" align="aligncenter" width="2560"] Wakil Bupati Manggarai Barat, Maria Geong saat menggunting pita tanda dimulainya jalan sehat. Foto Dok. Humas KPU Mabar[/caption] Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Barat menyambut baik pelaksanaan sosialisasi pemilihan sekaligus Launching Tahapan Pemilihan ini. Perihal itu disampaikan Wakil Bupati Manggarai Barat, Maria Geong, seusai menggunting pita tanda dimulainya olahraga jalan sehat dalam rangka Launching Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat tahun 2020 di halaman kantor Bupati Manggarai Barat. “Kita menyambut baik Pilkada 2020 ini dengan mengawalinya dengan Pilkada yang sehat. Dan mudah-mudahan olahraga senam kita kampanyekan sama seperti kita mengkampanyekan Pilkada. Dan mudah-mudahan tahapan Pilkada ini akan digemakan di seluruh Kabupaten Manggarai Barat” tuturnya. Sementara itu, Plt Sekda Manggarai Barat, Ismail Surdi dalam sambutannya mengajak segenap masyarakat Manggarai Barat untuk Bersatu padu menyelenggaraan tahapan pemilihan dengan baik. “Jika pemilu berlangsung dengan luber dan jurdil maka masyarakat akan menerima apa pun hasilnya. Dan tentu saja, Mabar akan maju dan sejahtera” tuturnya. Dalam kesempatan yang sama, Surdi mengajak agar ke depannya secara bersama-sama segenap masyarakat dapat menyelesaikan setiap permasalahan terkait pemilu ini dengan baik. “apa pun masalahnya, apa pun hal kecil bisa kita selesaikan bersama-sama” jelasnya. Pelibatan Calon Pemilih dan Pemilih Pemula [caption id="attachment_1179" align="aligncenter" width="2560"] Pelajar SMAK St. Igantius Loyola. Foto Dok. Humas KPU Mabar[/caption] Kegiatan Launching Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat tahun 2020 diawali dengan senam sehat di halaman kantor Bupati Manggarai Barat. Setelah senam sehat, kegiatan dilanjutkan dengan jalan sehat. Wakil Bupati Manggarai Barat, Maria Geong dan Arif Rahman Hakim, Sekretaris Jenderal KPU RI didapuk sebagai pembuka kegiatan senam dan jalan sehat ini yang ditandai dengan pemotongan pita. Jalan sehat yang dimulai dari halaman kantor Bupati dan diakhiri di Aula SMAK St. Ignatius Loyola sebagai venue utama ini dimeriahkan oleh penampilan Marching Band SMAK Loyola. KPU Manggarai Barat menggandeng pelajar dalam Launching Pemilihan 2020 karena KPU memandang penting keterlibatan calon pemilih dan pemilih pemula dalam menyukseskan pemilihan. Bagi KPU Manggarai Barat, calon pemilih dan pemilih pemula bukan hanya sebagai pemilih potensial yang perlu diinterupsi dengan berbagai khasanah perihal kepemiluan dan demokrasi, tetapi juga karena peran mereka dalam menyebarluaskan informasi tentang pemilihan. KPU berharap, para pelajar di Manggarai Barat, salah satu di antaranya adalah pelajar SMAK St. Ignatius Loyola dapat menjadi mitra strategis KPU dalam menyebarluaskan informasi-informasi tentang pemilihan secara kreatif dan lebih menyentuh kalangan luas. Penulis/Editor : Sifa/Kbs Humas KPU Mabar


Selengkapnya
109

Wakil Bupati Manggarai Barat, Maria Geong: Serukan Kampanye Pilkada Sehat!

Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat tahun 2020 harus dikampanyekan secara luas di seluruh wilayah Kabupaten Manggarai Barat sebagai Pilkada Sehat. Demikian disampaikan Maria Geong, Wakil Bupati Manggarai Barat seusai menggunting pita tanda dimulainya olahraga jalan sehat dalam rangka Launching Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat tahun 2020 pada Jumat, (13/12/2019) di halaman kantor Bupati Manggarai Barat "Kita menyambut baik pilkada 2020 ini dengan mengawalinya dengan pilkada yang sehat. dan mudah-mudahan olahraga senam kita kampanyekan sama seperti kita mengkampanyekan pilkada.Dan mudah-mudahan tahapan Pilkada ini akan digemakan di seluruh Kabupaten Manggarai Barat" tuturnya. Dalam kesempatan yang sama, Maria Geong juga berharap agar masyarakat Manggarai Barat dapat menggunakan hak pilihnya secara baik dalam pesta pemilihan kali ini. Oleh karenanya Geong berharap agar masyarakat aktif dalam melengkapi berbagai persyaratan terkait daftar pemilih. "Bahwa seluruh masyarakat tanpa kecuali menggunakan hak pilihnya di tahun 2020. Oleh karena itu saya mengundang kepada kita semua yang hadir dalam acara ini bisa mendisiminasikan, bisa mengkampanyekan kepada seluruh masyarakat, kepada semuanya (untuk) melengkapi seluruh dokumen yang dipersyaratkan untuk ikut ambil bagian dalam pesta demokrasi, pilkada, pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2020 nanti. terimakasih." Penulis/Editor : Humas KPU Mabar


Selengkapnya
88

Pilkada Berkualitas Harus Didukung oleh Sekretariat yang Kuat

Pilkada yang akan diselenggarakan harus bisa menghasilkan Pilkada yang berkualitas. Untuk tujuan itu sekretariat harus melaksanakan tugas dengan sebaik-sebaiknya. Salah satu diantaranya adalah dengan mengoptimalkan anggaran pemilihan melalui mekanisme dan perencanaan yang baik. Demikian disampaikan Arif Rahman Hakim, Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia dalam sambutannya di awal dialog penguatan kelembagaan di Aula Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Manggarai Barat, pada Kamis, (12/12/2019) Kepada para peserta yang hadir yakni komisioner dan sekretaris KPU Provinsi NTT, komisioner, sekretaris dan staff sekretariat KPU Kabupaten Manggarai Barat, serta ketua, anggota dan sekretaris KPU Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, Arif mengingatkan agar Anggaran yang diterima perlu dievaluasi dan dilakukan pencermatan. “Perlu evaluasi terhadap pencapaian dan atas apa yang telah dilakukan. Sekarang sudah akhir tahun anggaran, KPU berdasarkan data yang ada secara nasional termasuk 5 besar yang sudah optimal penggunaan anggarannya” Sementara itu terkait anggaran 2020, Arif menekankan agar perlu pencermatan berdasarkan kebutuhan di Satker masing-masing. “Anggaran yang sudah diterima, sama-sama di bulan Januari nanti harus dicermati kembali (karena) DIPA yang diterima pada tahun 2020 ini belum presisi, belum mampu mengalokasikan secara tepat oleh teman-teman di daerah. Karena itu sama-sama kita cermati anggaran dari awal” jelasnya. Penekanan serupa ditujukan untuk pengelolaan anggaran pemilihan 2020 yang merupakan anggaran hibah daerah (APBD). Kepada Satker KPU Kabupaten yang menyelenggarakan pemilihan, Arif mengingatkan agar pengelolaan anggaran tersebut dilakukan secara maksimal. Tujuannya adalah agar proses penyelenggaraan pemilihan dapat berjalan efektif dan tidak mengalami hambatan. “Untuk itu, sekretariat mesti kuat,  harus melaksanakan tugas dengan sebaik-sebaiknya. Salah satu diantaranya adalah dengan mengoptimalkan anggaran pemilihan melalui mekanisme dan perencanaan yang baik” jelasnya. Penulis/Editor : Humas KPU Manggarai Barat


Selengkapnya
80

Anggota KPU Harus Bersikap Negarawan, Jangan Mudah Diintervensi

Stakeholder kunci, seperti pasangan calon harus diperlakukan secara adil dan setara. Kedekatan tidak harus menjadi alasan untuk mengambil keputusan yang tidak adil, secara bersamaan juga jangan berlaku diskriminatif walau pernah terlibat masalah sebelumnya. Anggota KPU harus bersikap negarawan. Demikian disampaikan Viryan, Komisioner Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia dalam arahan awal dialog penguatan kelembagaan, pada Kamis, (12/12/2019) di Aula Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Manggarai Barat Kepada para peserta yang hadir yakni komisioner dan sekretaris KPU Provinsi NTT, komisioner, sekretaris dan staff sekretariat KPU Kabupaten Manggarai Barat, serta ketua, anggota dan sekretaris KPU Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, Viryan menjelaskan bahwa anggota KPU yang dibantu sekretariat punya peran strategis dalam menentukan keputusan-keputusan strategis perihal proses penyelenggaraan pemilihan demi memastikan kondisi daerah ke depan. “Seringkali kita menganggap pekerjaan ini perkerjaan rutinitas. Bapak ibulah yang memastikan kondisi daerah ini  ke depan lewat proses dan mekanisme pemilihan. Keputusan-keputusan strategis yang diambil oleh Anggota KPU dan dibantu sekretariat harus kuat, jangan merasa rendah diri sehingga mudah diintervensi” tuturnya. Oleh karena itu kepada stakeholder kunci, anggota KPU yang dibantu sekretariat mesti perlakukan secara adil dan setara, tidak diskriminatif. “Problem KPU yaitu konflik kekerasan saat Pilkada, salah satunya  yang dominan karena Ketua, Anggota dan Sekretariat KPU yang berpihak. Bila berbuat baik, adil dan setara maka tidak akan ada konflik. Pandai-pandailah berkomunikasi dengan pasangan calon dan peserta pemilu lainnya. Pendekatan persuasif bisa meminimalisir masalah-masalah yang berkembang” jelasnya. Penulis : Sifa Nurfadila Editor : Humas KPU Mabar


Selengkapnya
86

Sembilan KPU Kabupaten se-NTT Ikut Bimtek Tata Cara Pencalonan

Tahapan pencalonan merupakan tahapan yang paling krusial, semua partai menginginkan calon siap diusung melalui verifikasi dan penetapan oleh KPU. Untuk itu penyelenggara perlu memahami pengelolaan tahapan pencalonan, memiliki kemampuan koordinasi dan komunikasi dengan berbagai pihak agar proses pencalonan dapat berlangsung dengan baik. Demikian disampaikan Thomas Dohu, Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur seperti dilansir dari laman resmi KPU Provinsi NTT edisi Senin, (09/12/2019). Thomas menyampaikan itu dalam pelaksanaan kegiatan Bimbingan Teknis Tata Cara Pencalonan yang digelar KPU Provinsi NTT pada Minggu (8/12/2019) di Sotis Hotel, Kupang. Menurut Thomas, ketua  Divisi Teknis di Sembilan Kabupaten yang akan menggelar Pemilihan 2020 harus memahami secara sungguh terkait tata cara pencalonan. “Sampai ke tingkat ahli dalam memahami semua hal terkait pencalonan dan kapasitas penalaran terhadap dokumen-dokumen tersebut untuk dapat juga disosialisasikan kepada peserta pemilihan” jelasnya. Sementara itu, Muhamad Ilham, Komisioner KPU Kabupaten Manggarai Barat, yang membidangi Divisi Teknis, ketika ditemui kpumanggaraibarat.id menjelaskan bahwa secara institusional KPU Kabupaten yang menggelar Pemilihan harus benar-benar siap. “Kami mengikuti bimtek ini dimaksudkan untuk menyamakan visi dan mekanisme kerja terkait pencalonan dalam pemilihan 2020. Jadi selain hal-hal substansial terkait pencalonan, ada juga hal-hal teknis yang kami dapat” jelasnya. Karenanya, lanjut Ilham, Operator Sistem Informasi Pencalonan juga dilibatkan KPU Provinsi NTT dalam Bimtek kali ini. “Secara teknis, KPU Manggarai Barat siap. Hal itu dibuktikan dengan kapasitas yang dimiliki pak Beny Hibur. Beliau mendapat nilai tertinggi dalam dua kesempatan test dalam kegiatan kemarin, baik di pra test  maupun post test” jelas Ilham. Kesembilan Kabupaten di Nusa Tenggara Timur yang akan menggelar Pemilihan 2020 sekaligus menjadi peserta dalam Bimtek  Tata Cara Pencalonan tersebut adalah Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Ngada, Kabupaten Malaka, Kabupaten Belu, Kabupaten TTU, Kabupaten Sabu Raijua, Kabupaten Sumba Barat, dan Kabupaten Sumba Timur. Penulis/Editor : Humas KPU Mabar


Selengkapnya
83

Sumariyandono: Maksimalkan Anggaran KPU di Tahun Anggaran 2020

Anggaran Komisi Pemilihan Umum untuk Tahun Anggaran 2020 sudah ditetapkan. Besaran anggaran mengalami penurunan  dari 18,1 Triliun di Tahun Anggaran 2019 menjadi 2,1 Triliun untuk Tahun Anggaran 2020. Besaran anggaran tersebut  sudah termasuk untuk seluruh KPU se-Indonesia. Demikian disampaikan Sumariyandono, Kepala Biro Perencanaan dan Data Sekretariat Jenderal KPU RI dalam pelaksanaan kegiatan Penyusunan Dokumen Rencana Kerja dan Anggaran Tahun 2020 tingkat Komisi Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Sabtu, (7/12/2019) di Swiss Bellin Kristal Hotel, Kupang. Menurut Sumariyandono pada 2019, anggaran yang diterima KPU terbilang besar karena adanya pelaksanaan kegiatan Pemilihan Serentak yang digelar pada 17 April lalu. Sementara itu pada 2020, anggaran terbilang minim. Terkait masalah minimnya anggaran KPU di Tahun Anggaran 2020, menurutnya, KPU RI sudah melakukan proses pembahasan dengan DPR. Perihal ini mengingat terdapat 270 Satker yang akan melaksanakan pemilihan di tahun 2020. “Walaupun yang melaksanakan pemilihan lebih besar KPU Kabupaten, akan tetapi KPU Pusat memfasilitasi juga terkait dukungan anggaran. Dalam RDP dengan DPR dan Presiden pada kesempatan  yang sama KPU juga menyampaikan besaran anggaran yang seharusnya diterima oleh KPU” jelasnya. Sumariyandono berharap kerjasama seluruh Satker di Lingkup KPU untuk memaksimalkan dan mempercepat proses penyerapan anggaran pada triwulan pertama di semester I Tahun 2020, karena ini merupakan syarat bagi KPU jika hendak mendapatkan dukungan alokasi anggaran di Tahun 2020. “Oleh karena itu, diharapkan seluruh Satker KPU sudah mempersiapkan pelaksanaan kegiatan dari sekarang untuk dilaksanakan di Tahun 2020.” Jelasnya. Selain penyusunan rencana kerja dan anggaran 2020, dalam kesempatan yang sama, Sumariyandono mengingatkan KPU Kabupaten/Kota agar dapat memaksimalkan anggaran 2019. “Terkait dengan Revisi ke 7 (tujuh) Anggaran KPU Tahun 2019, di penghujung Tahun diharapkan seluruh Satker KPU mengoptimalkan anggaran yang ada semaksimal mungkin, bukan berharap untuk mendapatkan tambahan anggaran” jelasnya. Kegiatan Penyusunan Dokumen Rencana Kerja dan Anggaran Tahun 2020 tingkat Komisi Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur ini berlangsung selama 3 hari, sejak Sabtu sampai Senin.  Selain dihadiri oleh Ketua, Sekretaris dan Operator RKA-KL/Monev dari masing – masing Satker KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi Nusa Tenggara Timur, juga hadir Komisioner dan Sekretariat KPU Provinsi NTT. [caption id="attachment_1149" align="aligncenter" width="2560"] Foto Dok. Humas KPU Provinsi NTT[/caption] Penulis      : Christiana Gauru Editor        : Humas KPU Mabar


Selengkapnya