Berita Terkini

101

Harapan Pemilih Pemula SMAN 2 Kuwus Untuk Publik Manggarai Barat Dalam Pemilihan 2020

Penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat Tahun 2020 diharapkan berjalan lancar, aman dan damai. Kepada masyarakat Manggarai Barat yang sudah memenuhi syarat menjadi pemilih dan selanjutnya terdaftar dalam Daftar Pemilih diharapkan dapat memberikan suaranya secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Demikian harapan yang disampaikan para calon pemilih dan pemilih pemula Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Kuwus, Kuwus Barat pada Senin, (16/12/2019) seusai kegiatan Sosialisasi Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat tahun 2020 yang difasilitasi oleh KPU Manggarai Barat. Yohanes Jahi, pelajar kelas XII IPS menjelaskan bahwa masalah dalam pemilu terjadi salah satunya karena pelaksanaannya tidak berdasarkan prinsip luber jurdil. Harapannya dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat yang akan digelar pada 23 September 2020 berjalan lancar. “Harapan saya, semoga pilkada 2020 di Manggarai Barat berjalan lancar. Dan kita memilih secara jujur, supaya jangan ada masalah” tuturnya. Hal senada disampaikan Odelia Novira dan Yuventus Irwan, pelajar kelas XII IPS. Bagi Novira, masyarakat Manggarai Barat harus melaksanakan pemilihan secara luber jurdil. Karena itu merupakan asas pemilu, lanjutnya.  Hal serupa disampaikan Yuventus Irwan. Menurutnya dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat tahun 2020 publik Manggarai Barat diharapkan konsisten. “Konsisten maksudnya jangan mudah dipengaruhi tawaran-tawaran. Lihat visi misinya, dan tentukan pake hati nurani” tuturnya. Penulis/Editor : kbs Humas KPU Mabar


Selengkapnya
99

Kepala Desa Harus Menjadi Orang Terdepan Dalam Memberikan Pencerahan Dan Pendidikan Politik Terhadap Masyarakat

Kepala Desa harus menjadi orang terdepan dalam memberikan pencerahan dan pendidikan politik terhadap masyarakat. Dan kepada KPU agar terus membangun koordinasi dengan pemerintahan Kecamatan dan Desa, agar sama-sama menciptakan situasi dan kondisi Pilkada yang transparan, aman dan damai. Demikian disampaikan Vitus Suparji, SP, Camat Kecamatan Kuwus Barat dalam sambutan awal membuka kegiatan sosialisasi tahapan Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Manggarai Barat Tahun 2020 bertempat di Aula Kantor Desa Tueng Kuwus Barat, pada Senin (16/12/2019). “Hari ini kita diharapkan menjadi orang terdepan. Orang terdepan dalam arti membantu KPU memberi Pendidikan dan pencerahan politik terhadap masyarakat, dimana, seperti apa yang teman-teman akan terima, mulai dari tahapannya kapan dan seterusnya agar masyarakat di desa masing-masing tahu dan memahami alur tahapan pilkada 2020” himbaunya. Sebagai pemimpin wilayah, Supardi berharap agar 10 desa di Kecamatan Kuwus Barat dapat berperan aktif membantu KPU dalam penyelenggaraan pemilihan 2020 pada setiap tahapan dan program yang akan dilaksanakan. “Untuk tujuan itu KPU harus terus membangun koordinasi dengan pemerintah di tingkat kecamatan dan desa. Agar punya kesamaan pandangan dan gerak dalam menyukseskan pemilihan yang transparan, aman dan damai” jelasnya. Sosialisasi Tahapan Pemilihan 2020 yang menghadirkan para kepala desa dan pemangku kepentingan tingkat kecamatan ini selain menginformasikan tentang program penting dalam penyelenggaraan pemilihan, serta peran strategis pemerintah kecamatan dan desa dalam menyukseskan penyelenggaraan pemilihan 2020 juga sekaligus mengevaluasi Pemilu 2019. Salah satu di antaranya adalah terkait Pemungutan Suara Ulang di TPS 05 Kotok, Desa Compang Kules pada pemilihan serentak nasional lalu. Krispianus Bheda, Komisioner Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Manggarai Barat menjelaskan bahwa Kasus Kotok hendaknya dilihat sebagai pelajaran yang berarti dalam membangun suasana dan kondisi pemilu yang transparan dan kondusif. “Di satu sisi ini berkah agar kita secara bersama-sama dapat belajar lebih transparan dan terbuka. Dan kita berharap kasus seperti tidak terulang kembali”  Jelasnya. Kris berharap, koordinasi harus terus dibangun, karena pemerintah kecamatan dan pemerintah desa adalah mitra strategis KPU dalam menyebarluaskan informasi-informasi penting tentang pemilihan 2020 yang sudah sedang berlangsung. “KPU akan pastikan memberikan informasi-informasi tentang pemilihan 2020 secara terbuka, tujuannya bukan hanya agar kita semua tahu kapan program dan tahapan berikutnya akan dilaksanakan, tetapi lebih dari itu agar dapat saling mengevaluasi dan mengoreksi, memetakan dan menemukan solusi jika terjadi masalah” Tujuan lain, menurut Kris, jika proses penyelenggaraan pemilihan dilakukan secara transparan maka tingkat partisipasi masyarakat akan meningkat. “Semoga tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilu kemarin tetap pada angka yang sama atau bahkan lebih” lanjutnya. Seperti diketahui, Kuwus Barat adalah salah satu Kecamatan di Kabupaten Manggarai Barat yang tingkat partisipasi masyarakatnya terbilang tinggi. Dalam Pemilu Serentak Nasional Tahun 2019, khusus untuk pemilihan Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat, tingkat partisipasi masyarakat di Kecamatan Kuwus Barat mencapai 82%. Dari total jumlah Pemilih dalam DPT sejumlah 7.323 pemilih, jumlah Pemilih yang menggunakan hak pilihnya sejumlah 5.995 pemilih (82%) sementara yang tidak menggunakan hak pilih sejumlah 1.328 pemilih (18%). Penulis/Editor: bh/kbs Humas KPU Mabar


Selengkapnya
104

Hari Ini, Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat Tahun 2020 Resmi Dimulai

Launching Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat tahun 2020 ditandai dengan pemukulan Gong sebanyak 4 kali. Empat kali menandakan 4 kali pemilihan kepala daerah, Bupati dan Wakil Bupati sejak Manggarai Barat dibentuk menjadi wilayah otonom sejak diberlakukannya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2003 Tentang Pembentukan Kabupaten Manggarai Barat Di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dalam Launching kali ini,  ada begitu banyak harapan yang muncul baik dari penyelenggara pemilu lingkup KPU secara berjenjang maupun masyarakat umum melalui Pemerintah Daerah Manggarai Barat agar proses pemilihan ini menjadi kerja bersama sehingga dapat berjalan aman, damai dan bermartabat. Rayakan Pemilihan 2020 Dengan Suka Cita [caption id="attachment_1180" align="aligncenter" width="2560"] Viryan, Komisioner KPU RI. Foto Dok. Humas KPU Mabar[/caption] Pemilihan Kepala Daerah tidak bisa menghasilkan secara langsung bangunan sekolah, jalan atau infrastruktur lainnya tapi melalui pemilihan ini akan menentukan pembangunan insfrastruktur daerah lima tahun ke depan. Dengan pemilihan langsung, berharap masyarakat benar-benar terlibat aktif dalam setiap proses tahapannya. Demikian disampaikan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Viryan Aziz saat memberikan kata sambutan dalam kegiatan Launching Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat tahun 2020 di Aula SMAK St. Ignatius Loyola Labuan Bajo, Jumat (13/12/2019). “Saya salah seorang yang mempelajari kiprah St. Ignasius Loyola. Semoga dengan lokasi launching yang bertempat di sini, kita bisa mengikuti jejak keteladanannya. Dalam melaksanakan tahapan Pemilihan, selayaknya kita menjalankan ibadah, kita harus menjauhi hal-hal negatif,” ucap Viryan. Viryan melanjutkan, dengan Launching ini, menandakan tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat Tahun 2020 telah dimulai. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat agar waspada pada berita bohong atau hoax dan menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan. Hal serupa disampaikan oleh Ketua KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur, Thomas Dohu dan juga Ketua KPU Manggarai Barat, Robertus V. Din. Dalam sambutannya, Thomas mengatakan bahwa Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati ini harus disambut dengan riang gembira dan jangan sampai terpecah belah karena beda pilihan. “Saya mengajak semua masyarakat, mari kita sama-sama sukseskan Pemilihan Bupati ini yang merupakan hajatan kita bersama. Untuk teman-teman KPU, bekerjalah dengan sungguh-sungguh, jujur, adil dan cermat sebagaimana tertuang dalam visi KPU yaitu mandiri, professional dan berintegritas,” Ucap Thomas. Demikian juga penegasan sebagaimana disampaikan  Robertus dalam kata sambutannya. Menurutnya, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat tahun 2020, tidak hanya dimaksudkan untuk memperkuat silaturahmi dan pererat persaudaraan demi mewujudkan Manggarai Barat yang sejahtera, tetapi juga moment pemilihan harus dijadikan sebagai perayaan suka cita. “Dalam pemilihan bupati dan wakil bupati manggarai barat ke empat ini, KPU Kabupaten Manggarai Barat mengusung tema Dalam Persaudaran, pemilihan yang Berdaulat, Manggarai Barat Sejaterah, mari kita rayakan pemilihan ini dengan suka cita. Dalam ikatan tagline tersebut, KPU Manggarai Barat   mengharapkan  agar proses Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati kabupaten manggarai Barat  dapat dijadikan sebagai  proses pembelajaran demokrasi untuk menentukan Pemimpin yang diterima semua kalangan untuk lima tahun yang akan datang. Untuk tujuan itu, secara bersama-sama kita  harus laksanakan tahapan pemilihan dengan dan dalam suasana kegembiraan, kebersamaan dan penuh dengan semangat suka cita” jelasnya. Laksanakan Pemilihan Secara Luber Jurdil [caption id="attachment_1181" align="aligncenter" width="2560"] Wakil Bupati Manggarai Barat, Maria Geong saat menggunting pita tanda dimulainya jalan sehat. Foto Dok. Humas KPU Mabar[/caption] Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Barat menyambut baik pelaksanaan sosialisasi pemilihan sekaligus Launching Tahapan Pemilihan ini. Perihal itu disampaikan Wakil Bupati Manggarai Barat, Maria Geong, seusai menggunting pita tanda dimulainya olahraga jalan sehat dalam rangka Launching Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat tahun 2020 di halaman kantor Bupati Manggarai Barat. “Kita menyambut baik Pilkada 2020 ini dengan mengawalinya dengan Pilkada yang sehat. Dan mudah-mudahan olahraga senam kita kampanyekan sama seperti kita mengkampanyekan Pilkada. Dan mudah-mudahan tahapan Pilkada ini akan digemakan di seluruh Kabupaten Manggarai Barat” tuturnya. Sementara itu, Plt Sekda Manggarai Barat, Ismail Surdi dalam sambutannya mengajak segenap masyarakat Manggarai Barat untuk Bersatu padu menyelenggaraan tahapan pemilihan dengan baik. “Jika pemilu berlangsung dengan luber dan jurdil maka masyarakat akan menerima apa pun hasilnya. Dan tentu saja, Mabar akan maju dan sejahtera” tuturnya. Dalam kesempatan yang sama, Surdi mengajak agar ke depannya secara bersama-sama segenap masyarakat dapat menyelesaikan setiap permasalahan terkait pemilu ini dengan baik. “apa pun masalahnya, apa pun hal kecil bisa kita selesaikan bersama-sama” jelasnya. Pelibatan Calon Pemilih dan Pemilih Pemula [caption id="attachment_1179" align="aligncenter" width="2560"] Pelajar SMAK St. Igantius Loyola. Foto Dok. Humas KPU Mabar[/caption] Kegiatan Launching Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat tahun 2020 diawali dengan senam sehat di halaman kantor Bupati Manggarai Barat. Setelah senam sehat, kegiatan dilanjutkan dengan jalan sehat. Wakil Bupati Manggarai Barat, Maria Geong dan Arif Rahman Hakim, Sekretaris Jenderal KPU RI didapuk sebagai pembuka kegiatan senam dan jalan sehat ini yang ditandai dengan pemotongan pita. Jalan sehat yang dimulai dari halaman kantor Bupati dan diakhiri di Aula SMAK St. Ignatius Loyola sebagai venue utama ini dimeriahkan oleh penampilan Marching Band SMAK Loyola. KPU Manggarai Barat menggandeng pelajar dalam Launching Pemilihan 2020 karena KPU memandang penting keterlibatan calon pemilih dan pemilih pemula dalam menyukseskan pemilihan. Bagi KPU Manggarai Barat, calon pemilih dan pemilih pemula bukan hanya sebagai pemilih potensial yang perlu diinterupsi dengan berbagai khasanah perihal kepemiluan dan demokrasi, tetapi juga karena peran mereka dalam menyebarluaskan informasi tentang pemilihan. KPU berharap, para pelajar di Manggarai Barat, salah satu di antaranya adalah pelajar SMAK St. Ignatius Loyola dapat menjadi mitra strategis KPU dalam menyebarluaskan informasi-informasi tentang pemilihan secara kreatif dan lebih menyentuh kalangan luas. Penulis/Editor : Sifa/Kbs Humas KPU Mabar


Selengkapnya
92

Wakil Bupati Manggarai Barat, Maria Geong: Serukan Kampanye Pilkada Sehat!

Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat tahun 2020 harus dikampanyekan secara luas di seluruh wilayah Kabupaten Manggarai Barat sebagai Pilkada Sehat. Demikian disampaikan Maria Geong, Wakil Bupati Manggarai Barat seusai menggunting pita tanda dimulainya olahraga jalan sehat dalam rangka Launching Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat tahun 2020 pada Jumat, (13/12/2019) di halaman kantor Bupati Manggarai Barat "Kita menyambut baik pilkada 2020 ini dengan mengawalinya dengan pilkada yang sehat. dan mudah-mudahan olahraga senam kita kampanyekan sama seperti kita mengkampanyekan pilkada.Dan mudah-mudahan tahapan Pilkada ini akan digemakan di seluruh Kabupaten Manggarai Barat" tuturnya. Dalam kesempatan yang sama, Maria Geong juga berharap agar masyarakat Manggarai Barat dapat menggunakan hak pilihnya secara baik dalam pesta pemilihan kali ini. Oleh karenanya Geong berharap agar masyarakat aktif dalam melengkapi berbagai persyaratan terkait daftar pemilih. "Bahwa seluruh masyarakat tanpa kecuali menggunakan hak pilihnya di tahun 2020. Oleh karena itu saya mengundang kepada kita semua yang hadir dalam acara ini bisa mendisiminasikan, bisa mengkampanyekan kepada seluruh masyarakat, kepada semuanya (untuk) melengkapi seluruh dokumen yang dipersyaratkan untuk ikut ambil bagian dalam pesta demokrasi, pilkada, pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2020 nanti. terimakasih." Penulis/Editor : Humas KPU Mabar


Selengkapnya
78

Pilkada Berkualitas Harus Didukung oleh Sekretariat yang Kuat

Pilkada yang akan diselenggarakan harus bisa menghasilkan Pilkada yang berkualitas. Untuk tujuan itu sekretariat harus melaksanakan tugas dengan sebaik-sebaiknya. Salah satu diantaranya adalah dengan mengoptimalkan anggaran pemilihan melalui mekanisme dan perencanaan yang baik. Demikian disampaikan Arif Rahman Hakim, Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia dalam sambutannya di awal dialog penguatan kelembagaan di Aula Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Manggarai Barat, pada Kamis, (12/12/2019) Kepada para peserta yang hadir yakni komisioner dan sekretaris KPU Provinsi NTT, komisioner, sekretaris dan staff sekretariat KPU Kabupaten Manggarai Barat, serta ketua, anggota dan sekretaris KPU Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, Arif mengingatkan agar Anggaran yang diterima perlu dievaluasi dan dilakukan pencermatan. “Perlu evaluasi terhadap pencapaian dan atas apa yang telah dilakukan. Sekarang sudah akhir tahun anggaran, KPU berdasarkan data yang ada secara nasional termasuk 5 besar yang sudah optimal penggunaan anggarannya” Sementara itu terkait anggaran 2020, Arif menekankan agar perlu pencermatan berdasarkan kebutuhan di Satker masing-masing. “Anggaran yang sudah diterima, sama-sama di bulan Januari nanti harus dicermati kembali (karena) DIPA yang diterima pada tahun 2020 ini belum presisi, belum mampu mengalokasikan secara tepat oleh teman-teman di daerah. Karena itu sama-sama kita cermati anggaran dari awal” jelasnya. Penekanan serupa ditujukan untuk pengelolaan anggaran pemilihan 2020 yang merupakan anggaran hibah daerah (APBD). Kepada Satker KPU Kabupaten yang menyelenggarakan pemilihan, Arif mengingatkan agar pengelolaan anggaran tersebut dilakukan secara maksimal. Tujuannya adalah agar proses penyelenggaraan pemilihan dapat berjalan efektif dan tidak mengalami hambatan. “Untuk itu, sekretariat mesti kuat,  harus melaksanakan tugas dengan sebaik-sebaiknya. Salah satu diantaranya adalah dengan mengoptimalkan anggaran pemilihan melalui mekanisme dan perencanaan yang baik” jelasnya. Penulis/Editor : Humas KPU Manggarai Barat


Selengkapnya
72

Anggota KPU Harus Bersikap Negarawan, Jangan Mudah Diintervensi

Stakeholder kunci, seperti pasangan calon harus diperlakukan secara adil dan setara. Kedekatan tidak harus menjadi alasan untuk mengambil keputusan yang tidak adil, secara bersamaan juga jangan berlaku diskriminatif walau pernah terlibat masalah sebelumnya. Anggota KPU harus bersikap negarawan. Demikian disampaikan Viryan, Komisioner Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia dalam arahan awal dialog penguatan kelembagaan, pada Kamis, (12/12/2019) di Aula Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Manggarai Barat Kepada para peserta yang hadir yakni komisioner dan sekretaris KPU Provinsi NTT, komisioner, sekretaris dan staff sekretariat KPU Kabupaten Manggarai Barat, serta ketua, anggota dan sekretaris KPU Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, Viryan menjelaskan bahwa anggota KPU yang dibantu sekretariat punya peran strategis dalam menentukan keputusan-keputusan strategis perihal proses penyelenggaraan pemilihan demi memastikan kondisi daerah ke depan. “Seringkali kita menganggap pekerjaan ini perkerjaan rutinitas. Bapak ibulah yang memastikan kondisi daerah ini  ke depan lewat proses dan mekanisme pemilihan. Keputusan-keputusan strategis yang diambil oleh Anggota KPU dan dibantu sekretariat harus kuat, jangan merasa rendah diri sehingga mudah diintervensi” tuturnya. Oleh karena itu kepada stakeholder kunci, anggota KPU yang dibantu sekretariat mesti perlakukan secara adil dan setara, tidak diskriminatif. “Problem KPU yaitu konflik kekerasan saat Pilkada, salah satunya  yang dominan karena Ketua, Anggota dan Sekretariat KPU yang berpihak. Bila berbuat baik, adil dan setara maka tidak akan ada konflik. Pandai-pandailah berkomunikasi dengan pasangan calon dan peserta pemilu lainnya. Pendekatan persuasif bisa meminimalisir masalah-masalah yang berkembang” jelasnya. Penulis : Sifa Nurfadila Editor : Humas KPU Mabar


Selengkapnya